Kopling adalah komponen pedal dalam mobil manual yang letaknya berada di
bagian paling kiri, sebelah pedal rem dan gas. Kopling berfungsi untuk menambah atau
mengurangi putaran mesin ketika pengemudi melakukan perpindahan gigi transmisi.
Kopling pada mobil merupakan komponen penting yang jika bermasalah, dapat
menimbulkan berbagai macam masalah lainnya sehingga perlu mengetahui penyebab
kopling mobil tidak berfungsi.
Kopling mobil yang tidak berfungsi dapat menimbulkan masalah ketika
kendaraan melaju. Hal ini karena kopling menghubungkan antara gigi transmisi dengan
poros engkol mobil sehingga kerusakan pada kopling dapat menghambat perjalanan.
Ketika kopling tidak berfungsi, maka mobil menjadi tidak nyaman. Dan apabila dibiarkan
terus menerus, maka hal tersebut bisa menyebabkan kecelakaan di jalan.
Sayangnya, banyak yang tidak mengetahui penyebab kopling mobil tidak berfungsi dan
cara mengatasinya. Kopling mobil bisa tidak berfungsi karena hal-hal yang kita anggap
sepele. Oleh sebab itu, perlu diketahui berbagai penyebab dan cara menangani kopling
mobil yang tidak berfungsi.
Penyebab Kopling Mobil Tidak Berfungsi
1. Tindakan Memaksa dan Tidak Sabaran
Beberapa pengemudi cenderung tidak memperhatikan hal-hal kecil seperti
kopling yang mulai macet. Sering kali, ketika kopling macet, keras atau sulit diinjak
ketika sedang digunakan untuk mengganti gigi, pengemudi akan memaksakan agar
kopling bekerja. Tindakan ini biasanya juga dilakukan dengan cara kasar, spontan,
dan memaksa. Hal ini justru memperparah kondisi kopling yang akan rusak dan bisa
berakibat pada bearing yang membuat kopling benar-benar tidak berfungsi.
Jika mendapati kopling sulit untuk diinjak, sebaiknya tidak memaksakan dengan
kasar agar kopling bekerja. Bersabarlah, tunggu beberapa saat sambil menepi untuk
melihat keadaan perangkat kopling. Setelah itu, bisa menyetel ulang ke posisi
bawaan kopling agar tidak terjadi slip.
2. Kampas Kopling
Penyebab kopling mobil tidak berfungsi selanjutnya adalah kampas kopling
yang aus. Kondisi kampas kopling yang aus dapat disebabkan oleh penggunaan
mobil untuk melewati medan curam atau penggunaan yang terlalu lama. Bisa
mengetahui jika kampas kopling aus juga dari bau menusuk yang timbul bahkan
hingga ke dalam kabin. Jika hal ini terjadi, maka tidak ada cara lain selain segera
menggantinya dengan kampas kopling yang baru.
3. Kabel Kopling
Kabel kopling memiliki peran besar untuk menjaga performa kopling. Kabel
kopling harus dilapisi pelumas untuk menjalankan fungsinya dengan baik. Jika kabel
kopling kering atau tidak dilapisi dengan pelumas, hal ini bisa menyebabkan kondisiyang garing dan bisa memperberat kopling dalam proses transmisi gigi.Keberadaan cairan pelumas kopling sangat memengaruhi kinerja kopling.Sebaiknya Anda mengecek dan melumasi kabel kopling menggunakan pelumassecara berkala agar kopling tidak macet. Dengan melakukan perawatan tersebut,bisa meminimalisir gesekan kopling dengan sarung pembungkus.4. Release Bearing dan Pilot BearingCara kerja release bearing pada dasarnya mirip dengan bantalan atau bearinglainnya. Release bearing harus mampu meneruskan gaya dorong dari releasecylinder ke pegas diafragma atau coil sehingga mengungkit plat penekan agar tidakmenekan kampas kopling. Release bearing dan pilot bearing memiliki sistem kerjayang saling bersinggungan. Sehingga jika terjadi kerusakan pada salah satunya,akan memberikan tanda-tanda yang sama.Tanda kerusakan pada release bearing adalah kopling yang terasa berat ataukeras ketika diinjak. Sementara jika pilot bearing mengalami kerusakan bisamenimbulkan kesulitan atau keras ketika memindahkan gigi. Kedua hal tersebut akanmenyebabkan kopling macet atau keras. Jika bearing rusak, maka perlu segeramenggantinya agar tidak menimbulkan masalah lain.5. Kopling BlongKopling yang keras merupakan tanda-tanda masalah. Namun, kopling yang terasalembut atau lebih ringan dibandingkan biasanya juga bisa menjadi tandaketidakberfungsian kopling mobil. Kopling blong atau terlalu ringan ini bisa terjadikarena adanya udara yang terjebak di sistem hidrolik atau kemungkinan kebocoransistem hidrolik.Jika merasakan kopling yang lebih ringan dari biasanya ketika diinjak, maka mobilmembutuhkan pemeriksaan. Hal yang perlu diperiksa adalah kondisi minyak rem yangdigunakan oleh sistem hidrolik dan kebocoran pada selang dan silinder. Kemudianapabila telah diketahui, dapat menambahkan minyak rem agar ketidakberfungsian
kopling tidak merambat ke rem dan juga bisa memperbaiki kebocoran pada selang dan
silinder di bengkel.
Nah, itu tadi penyebab kopling mobil tidak berfungsi dan cara menanganinya. Kondisi
komponen mobil yang baik akan mempengaruhi performa mobil dan tentu saja sangat
mempengaruhi kenyamanan dan keamanan dalam berkendara.
Oleh : Ahmad Nur Sodiq, S.T.